Senin, 19 September 2016

HARTA YANG PALING MULIA



بسم الله الرحمن الرحيم
الســـلام عليــكم ورحــمة اﻟلّـہ وبركاته

إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَ نَتُوْبُ إِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بلله مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ الله فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إله إلا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لا نَبِيَّ بَعْدَهُ

Manusia mencari dan berebut harta..
Kadangkala mereka lupa daratan, sehingga sikut sana sikut sini.
Siang dan malam, pagi dan sore tanpa merasa lelah 

Menurut dirimu apakah harta yang paling mulia di muka bumi ini? Yang seharusnya menjadi rebutan manusia. 

Untuk mengetahui hal itu, renungkanlah jawaban sang Nabi Shollallaahu 'alaihi wa sallaam ketika ditanya tentang harta yang paling indah nun mulia.

Pertanyaan itu bermula dengan turunnya firman Allah Ta'ala :

وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِى سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ

”Dan orang-orang yang menimbun emas dan peraknya serta tidak menginfaqkannya di jalan Allah, maka beri kabar gembiralah mereka dengan azab yang pedih." [QS At-Taubah: 34] 

Tsauban berkata, pada suatu ketika kami bersama Nabi Shollallaahu 'alaihi wa sallaam dalam suatu perjalanan, lalu berkata sebagian dari para sahabatnya :
”Telah Allah turunkan dalam urusan emas dan perak apa yang telah diturunkan, andai kita mengetahui harta apa yang paling baik, maka kita akan mengkoleksinya."

Maka Rasulullah Shollallaahu 'alaihi wa sallaam bersabda : 
"Yang paling mulia adalah lisan yang senantiasa berdzikir, hati yang selalu bersyukur, dan istri yang beriman yang selalu membantunya dalam keimanan"
[HR. Tirmidzi no: 3095, dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shohihul Jami' no: 4408] 

Disebutkan pula dalam riwayat Ahmad dengan redaksi : 
”Dan istri yang selalu membantunya dalam urusan akhiratnya” [HR Ahmad no: 22437] 

Diantara harta yang paling mulia, yang seharusnya menjadi target pemburuan setiap insan untuk memiliki dan menyimpannya adalah istri shalihah yang membantu suami dalam urusan akhirat. 

Kata urusan akhirat perlu digarisbawahi. Karena banyak dari kaum lelaki yang mencari istri yang dapat membantunya dalam urusan dunia, dan jika begitu maka istri tidak menjadi harta yang paling indah. Kelak kau akan mengerti nilai istri yang shalihah. 

Nabi Shollallaahu 'alaihi wa sallaam bersabda menegaskan perhiasan terbaik di muka bumi ini, agar manusia sadar dan pandai-pandai memilah dalam mencari kesenangan dunia :
”Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasannya adalah perempuan yang shalihah." [HR. Muslim no. 3628] 

Seindah apapun rumah yang kau bangun.. 
Semewah apapun kendaraan yang kau miliki.. 
Sebesar apapun penghasilan yang kau dapat.. 
Sebanyak apapun kawan dan teman ngobrolmu., 

Tanpa istri shalihah yang mendampingimu, pada hakikatnya , hidupmu bak malam yang gelap gulita tanpa purnama yang menerangi. 

Karena kau belum meraih perhiasan terbaik di dunia ini: 

ISTRI SHALIHAH

Wallaahu A'lam
Wallaahu Waliyyut Taufiq

Semoga bermanfaat bagi Penulis dan bagi Para Pembaca Yang Budiman. Baarokallaahu Fiikum. Hadanallaahu Wa Iyyaakum Jamii'an. Yassarallaahu Lanal Khairo Haitsuma Kunna...

0 komentar:

Posting Komentar